Suka Duka Menjadi Produser/Koordinator Antologi
Berkarya lewat tulisan melalui buku antologi menjadi pembuka jalanku menghasilkan ide-ide antologi.
Apakah kalian tahu yang dimaksud antologi? Antologi itu kumpulan karya sastra, bisa berupa cerpen, puisi, prosa, artikel dan lain-lain. Karya ini bisa karya satu orang atau beberapa orang.
Zaman sekarang dunia literasi semakin maju didukung adanya gawai dan kemudahan teknologi lain. Tawaran training menulis secara online sangat banyak. Dari yang gratisan maupun berbayar. Akhir dari training menulis biasanya berupa karya bersama yang diwujudkan dalam sebuah buku. Buku inilah yang disebut buku antologi.
Apa saja sebenarnya bisa dituliskan, banyak sekali tema yang bisa diangkat. Tema inilah yang biasanya diangkat dalam satu karya. Ada juga yang buku antologi isinya macam-macam. Kalau isinya macam-macam biasa disebut bunga rampai.
Saya awalnya mengikuti training yg mempunyai goal berupa buku antologi. Karya pertamaku berupa buku cerita anak disingkat cernak. Training ini bisa diikuti lewat facebook yang diselenggarakan oleh sebuah perusahan yang bergelut dalam training online menulis dan bisnis.
Saya penasaran dengan berbagai training menulis online. Entah berapa budget yang sudah pernah saya ikuti. Mungkin sampai sekarang sudah mencapai jutaan ya. Salah satu training yang kuikuti adalah training menjadi koordinator antologi. Hal ini kulakukan karena mengingat mudahnya membuat antologi dan mewujudkan karya bersama.
Lalu saya terbetik dalam pikiran untuk mempraktekkannya. Sebuah karya antologi yang merupakan ide saya kuwujudkan dengan menggandeng teman-teman facebook. Ada yang pemula, sama sekali belum pernah menulis karya, ada juga yang sudah biasa menulis. Saya berdiskusi dari cover sampai tahap penerbitan. Judul antologi pertama yang kubuat adalah Finally I Found You. Buku ini mengisahkan perjalanan tokoh dalam naskah untuk menemukan jodohnya dan berakhir dengan pernikahan. Ada yang sampai pesan buku 55 buah, karena relasinya banyak dan penasaran dengan tulisannya.
Saya sebagai koordinator antologi memiliki rasa suka dan duka. Lebih banyak sukanya sih daripada dukanya. Beberapa hal yang menarik dan membuatku suka menjadi koordinator antara lain latihan menulis dan marketing, banyak membaca tulisan orang sehingga bisa belajar dan belajar manajemen waktu maupun manajemen diri terutama yang berhubungan dengan orang lain.
Kalau dukanya, saat mengumpulkan naskah terkadang kita harus mengejar kontributor untuk segera menyelesaikan naskah. Selain itu berusaha tidak baper dengan kontributor yang tidak bisa bekerja sama dengan baik. Ada lagi yaitu rasa capek harus meneliti naskah yang masuk kadang mengurangi kondisi keprimaan kesehatan kita.
Namun demikian saya bertekad akan berkecimpung dalam dunia menulis, khususnya pembuatan buku antologi.
Keep Writing, Keep Inspiring
Zaman sekarang dunia literasi semakin maju didukung adanya gawai dan kemudahan teknologi lain. Tawaran training menulis secara online sangat banyak. Dari yang gratisan maupun berbayar. Akhir dari training menulis biasanya berupa karya bersama yang diwujudkan dalam sebuah buku. Buku inilah yang disebut buku antologi.
Apa saja sebenarnya bisa dituliskan, banyak sekali tema yang bisa diangkat. Tema inilah yang biasanya diangkat dalam satu karya. Ada juga yang buku antologi isinya macam-macam. Kalau isinya macam-macam biasa disebut bunga rampai.
Saya awalnya mengikuti training yg mempunyai goal berupa buku antologi. Karya pertamaku berupa buku cerita anak disingkat cernak. Training ini bisa diikuti lewat facebook yang diselenggarakan oleh sebuah perusahan yang bergelut dalam training online menulis dan bisnis.
Saya penasaran dengan berbagai training menulis online. Entah berapa budget yang sudah pernah saya ikuti. Mungkin sampai sekarang sudah mencapai jutaan ya. Salah satu training yang kuikuti adalah training menjadi koordinator antologi. Hal ini kulakukan karena mengingat mudahnya membuat antologi dan mewujudkan karya bersama.
Lalu saya terbetik dalam pikiran untuk mempraktekkannya. Sebuah karya antologi yang merupakan ide saya kuwujudkan dengan menggandeng teman-teman facebook. Ada yang pemula, sama sekali belum pernah menulis karya, ada juga yang sudah biasa menulis. Saya berdiskusi dari cover sampai tahap penerbitan. Judul antologi pertama yang kubuat adalah Finally I Found You. Buku ini mengisahkan perjalanan tokoh dalam naskah untuk menemukan jodohnya dan berakhir dengan pernikahan. Ada yang sampai pesan buku 55 buah, karena relasinya banyak dan penasaran dengan tulisannya.
Saya sebagai koordinator antologi memiliki rasa suka dan duka. Lebih banyak sukanya sih daripada dukanya. Beberapa hal yang menarik dan membuatku suka menjadi koordinator antara lain latihan menulis dan marketing, banyak membaca tulisan orang sehingga bisa belajar dan belajar manajemen waktu maupun manajemen diri terutama yang berhubungan dengan orang lain.
Kalau dukanya, saat mengumpulkan naskah terkadang kita harus mengejar kontributor untuk segera menyelesaikan naskah. Selain itu berusaha tidak baper dengan kontributor yang tidak bisa bekerja sama dengan baik. Ada lagi yaitu rasa capek harus meneliti naskah yang masuk kadang mengurangi kondisi keprimaan kesehatan kita.
Namun demikian saya bertekad akan berkecimpung dalam dunia menulis, khususnya pembuatan buku antologi.
Keep Writing, Keep Inspiring
Komentar
Posting Komentar