Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Resign Reni - Tamat

Part 3 Setelah selesai memasak aku mandi di kala fajar. Kubangunkan suamiku dan diapun segera mandi dan salat malam. Suamiku memang luar biasa, selain sabar dia juga rajin salat berjamaah di masjid dan salat malam. “Ayah, hari ini bunda sudah mantap mau resign,” aku bilang kepada suami usai dia salat. “Alhamdulillah,” ucap suamiku sambil memelukku. Wajahnya tersenyum bahagia. Akhirnya dia mampu juga membuka hatiku dan harapannya tercapai.             Lalu kubuat surat pengunduran diri. Suamiku akan mengantarkan aku ke pabrik tempat aku bekerja. Dengan kemantapan hati, aku dan suami menuju ke pabrik. Anakku kubawa ikut serta karena tidak ada yang menjaga.             Sampai di pabrik aku bertemu dengan teman – temanku. Mereka tampak heran melihat kami bertiga. Lalu aku masuk ke ruang atasanku, sedangkan suami menunggu di luar sambil menggendong dede Iffah, anak pe...

Resign Reni - Part 2

PART 2             Lalu aku tidur ditemani suamiku yang sangat menyayangiku. Aku beruntung dipertemukan dengan suami yang memiliki kesabaran luar biasa. Mungkin Allah sayang sama diriku, yang sifatnya keras dan sedikit egois. Mungkin karena aku anak terakhir yang terlahir dari rahim ibuku.             Geliat si bayi mungilku dengan tangisan kecilnya membangunkan aku. Kugendong dede Iffah. Rupanya dia kehausan.             “Dede, bunda akan selalu ada bersamamu ya,” kubisikkan sesuatu ke dalam telinganya.             Aku merasa saran dari mas Rudi sangatlah masuk akal dan dengan pertimbangan hati. Kami sudah menunggu kehadiran sang buah hati lumayan lama, selayaknya aku dan suami bersyukur. Aku ingin menjadi orang tua terbaik buat anak pertamaku dan anak – anakk...

Resign Reni - Part 1

Aku, Reni Kusumawati sudah tercatat selama 7 tahun sebagai buruh pabrik konveksi di Jakarta. Sedangkan suamiku hanyalah seorang buruh bangunan. Aku mendadak lemas. Wajahku seperti kertas putih dan badanku menggigil. Memang sudah dari kemarin siang aku belum makan. Sepertinya nafsu makanku lenyap begitu saja. Sejak aku mempunyai debay aku seperti orang bingung. Kondisi perekonomian keluarga yang masih belum stabil mendorongku untuk terus bekerja. Akan tetapi si bayi mungilku tidak ada yang mengasuh. Kami jauh dari orang tua, merantau di keramaian kota Jakarta.   “Aku enggak mau ke luar dari pekerjaanku Mas!” suaraku sangat keras. Dalam kondisi lemas aku masih saja berteriak. Suamiku menghendaki diriku untuk resign dari pabrik dan mengasuh bayi kecil kami. Aku selalu menolak jika diminta resign. Sebenarnya suamiku, mas Rudi sudah memintaku sejak awal menikah dan seringkali membujukku. Memang sudah 2 kali aku keguguran dan mas Rudi semakin kuat menyuruhku resign. Aku tetap ber...

Jangan Berhenti Menulis, Lakukan 5 Hal Ini Saja

Menulis memang sesuatu yang sangat menyenangkan dan menantang. Menyenangkan sekali, karena akan mengobati akan matinya hobi ini. Namun menantang juga karena terkadang ide tidak serta merta datang. Rasanya pikiran buntet, mandeg tanpa bisa apa-apa. Hal ini dinamakan Writing Block. Untuk mengatasi kebuntuan menulis kita bisa melakukan hal-hal berikut : 1. Catat ide saat tiba-tiba datang Terkadang ide datang tanpa diundang padahal kita baru tidak ingin menulis atau sibuk dengan aktivitas lain. Jangan biarkan ide ini menguap begitu saja. Kita harus membiasakan menulis dalam buku khusus atau di HP. HP sangat membantu sekali, karena zaman sekarang hampir semua orang mempunyai HP dan pegang HP setiap hari bahkan setiap waktu. Sudah kayak perangko lengket terus. 2. Maksimalkan indera kita Kita dikaruniai indera yang sangat sempurna. Gunakan mata untuk melihat, hidung untuk mencium, telinga untuk mendengar, kulit untuk meraba, lidah untuk mengecap. Jangan lupakan juga hati untuk menulis s...

Rindu Masa Lalu

Malam Menggelayut Manja Hatiku Tergoda Bayang Wajah - Wajah Penuhi Kekosongan Hatiku Masa Lalu Ada Kau Masa Lalu Hanya Bayangan Masa Lalu Tiada Akan Datang Masa Lalu, Selamat Tinggal Biarkan Kurindu Hanya Rindu Biarkan Kusadar Ini Hanya Rindu Biarkan Kuberanjak Tinggalkan Rindu Yang Sekilas Tegal, 27 September 2018

Dampak Teknologi Untuk Anak Zaman Now

Kita lahir di era digital. Perkembangan teknologi informasi luar biasa sekali. Terutama gadget. Apakah hal ini memiliki dampak bagi perkembangan anak – anak zaman sekarang. Anak – anak zaman sekarang sepertinya tidak bisa lepas dari benda yang namanya handphone. Dari usia balita hingga remaja, bahkan orang dewasa sangat bergantung pada benda tersebut. Teknologi memang bagus agar informasi lebih cepat menyebar dan manusia dimudahkan aktivitasnya. Ada dua dampak teknologi bagi anak zaman sekarang. Hal tersebut bisa kita kategorikan menjadi dua hal yaitu : Dampak positif teknologi bagi anak 1. Mendapatkan akses informasi lebih cepat Dengan teknologi yang semakin canggih kita bisa menggunakan mesin pencari informasi seperti google untuk mendapatkan informasi. Selain itu media sosial seperti facebook, instagram, Whatssaap juga sudah memiliki kecanggihan dalam memberikan akses berbagai informasi. Media sosial menyediakan grup-grup untuk emmudahkan kita mendapat informasi. 2. M...

Mengenal Buku Diary

Kali ini saya akan membahas seputar diary. Aku kembali melayangkan pikiranku menuju masa silam. Masa di mana aku masih unyu-unyu. Saat itu aku masih kelas 4 SD. Aku dikasih hadiah oleh kakakku berupa buku kecil yang bergembok. Lalu kubuka wow, baunya wangi sekali. Kakakku kala itu kelas 2 SMA. Katanya sih nama bukunya buku diary. Adapun fungsinya untuk menuliskan pengalaman sehari-hari kita. Bebas kok mau diisi apa. Nah, sekarang aku ingin berpendapat apa saja sih kegunaaan dari buku diary. 1. Menumpahkan perasaan Dengan adanya buku diary kita bebas menumpahkan perasaan kita tanpa takut diketahui orang lain. Apalagi yang digembok. Perasaan sedih, gembira, kecewa dan sebagainya bisa dituliskan di sana. 2. Memudahkan mengingat suatu peristiwa Dengan membiasakan menulis di buku diary ingatan kita akan lebih terlatih lho. Biasanya yang ditulis di buku diary adalah sesuatu yang nyata. Ada urutan kronologinya. Di bagian atas kita biasa menuliskan tanggal. 3. Sebagai data atau riset...

Gantungan Cinta

Dear Diary, Rasanya lama sudah kutak menyentuhmu. Saat ini aku dalam kesepian menunggu ketidakpastian. Sudah lama aku menjalin hubungan dengan kang Rendi. Tapi tidak kudapati keinginan serius darinya. Apakah aku akan segera dipinangnya ataukah hanya sebagai teman ngobrol biasa saja. Diary, aku sebenarnya sangat mencintainya dan mengharapkan imamku adalah dia. Dalam setiap doaku sehabis salat selalu aku mohon dia akan diizinkan Allah sebagai imamku. Mungkin aku terlalu berlebihan ya Diary. Terkadang aku juga takut seperti mendikte Tuhan, Allah Sang Maha Pemberi Keputusan. Jujur tadi pagi aku terkejut. Tidak biasanya kang Rendi mendiamkan chat WA-ku. Dia bacapun tidak. Aku hanya menahan tanda tanya, sedikit meleleh air mata. Ada apa ya Di, kira-kira? Memang beberapa hari ini aku menanyakan keseriusan kang Rendi akan hubungan aku dan dia. Sejak itu kang Rendi seperti seperti sedikit diam. Aku jadi bingung Di. Memang kang Rendi belum hidup mapan. Dia masih memyelesaika...

Ruang Rindu Nani-Tantangan ODOP2 Part 2

Kos-kosan ini menjadi saksi perjalananku semasa kuliah. Hiasan dinding berupa lukisan tampak indah bila kupandang. Lukisan penyemangatku saat kondisi gundah, semangat kuliah pudar. Lukisan tentang aku dan keluargaku. *** Aku dan kakakku berada di depan di pegang oleh ayah dan ibu. “Kriing, kriing”, suara handponeku berbunyi. Aku lihat ada nama ibu di sana. “Assalamu’alaikum ibu,” jawabku. Lalu ibu menjawab dengan salam juga. Ibu selalu meneleponku seminggu sekali. Ibu menanyakan kabarku, kegiatanku dan stok uang sakuku. Aku selalu berusaha berhemat agar ibu tidak terlalu berat mencari uang untuk kuliahku. “Ibu, gimana keadaannya? Nani kangen Bu!”,  suatu hari. Lalu ibu selalu menjawab baik-baik saja dan berusaha menghibur serta menyemangatiku. Maklum aku anak rantau dari kampung di Padang. Aku kuliah mengambil jurusan Sastra Indonesia di Universitas Negeri di Yogyakarta. *** Ungkapan kerinduanku kepada ibu hanya bisa kulepaskan dengan menelepon dan menulis di...

Ruang Rindu Nani

"Nani, kamu kenapa?", tanya Tyo. Nani hanya membengong dan sesekali matanya basah. Selama ini Nani dan Tyo tinggal bersama neneknya di kampung. Sesangkan ayah dan ibunya lama tidak mengunjunginya. "Kak, Nani kangen ibu!", suara Nani terbata. Lalu Nani mengambil sebuah buku diaru pemberian ibunya. "Sama denganmu Nan," suara Tyo agak serak namun kesesihannya di tahan. Bagaimanapun kita harus tetap di rumah nenek. Ayah dan ibu pergi untuk mencari nafkah buat kita. Tyo yang sudah berusia remaja sudah mulai mengerti kalau kedua orang tuanya tidak hanya merantau. Akan tetapi hidup terpisah. Suara jangkrik di malam itu sedikit menghibur kedua kakak beradik itu. "Nan, dengarkan suara jangkrik itu!" kata Tyo. "Krik krik kriiik, lucu ya?", kata Tyo. Nani hanya mengangguk dan mengusap air mata yang membasahi pipinya. Lalu keduanya segera mencari baterai untuk mencari tempat jangkrik tersebut. Suara sangat keras dari si Jangkkrik memud...

Belajar Jadi STAF

Manusia lahir dikaruniai dengan segudang kelebihan dan disempurnakan dengan kekurangan. Oleh karena itu kita harus berinteraksi satu sama lain. Kelebihan tidak berarti tanpa kebermanfaatan buat orang lain. Bagaimana islam mengajarkan tentang kebermanfaatan? Ingat dengan hadits yang berbunyi sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Bagaimana mewujudkan kebermanfaatan tersebut? Setidaknya ada empat hal yang harus kita contoh dari rasulullah saw. Rasulullah memiliki sifat wajib yang terdiri dari empat hal. Ada yang menyebutnya dengan singkatan STAF. Mari kita ulas satu persatu ya 1. S-Sidiq Sidiq artinya jujur atau benar. Dalam kehidupan sehari-hari kejujuran adalah modal utama agar kita bisa menjalin silaturahmi dengan orang lain. Kejujuran sangat penting dalam hal keluarga, bermasyarakat, bernegara. Jujur juga sangat penting bagi profesi apapun misalnya pembisnis, pedagang, guru dan sebagainya. 2. T-Tabligh Tabligh artinya menyampaikan. Jika kita ...

Cintaku Tumbuh Untukmu Sayang

Dirimu laksana tanaman Dirimu kutanam Dirimu tumbuh dengan susah payah Kusiram setiap hari Kupupuk dan kusiangi Kucoba hilangkan hama pengganggumu Kucoba berdoa untukmu Akankah kau jadi tanaman yang penuh buah? Akankah engkau memberikan aku kebahagian lahir dan batin? Ku hanya berusaha dan pasrah padaNya Tegal, 19 September 2018

SAAT IBU PERGI-2

Part 2 Baru sekitar seminggu kutinggalkan bangku sekolah, tak menyisakan lagi harapan untuk bisa melanjutkan sekolah. Saat itu Ibuku sedang hamil anak yang terakhir. Sudah hampir melahirkan dan aku sebagai anak perempuan tak punya pilihan lain selain membantu ibu. “Nduk, hari ini kamu jangan pergi kemana-mana ya,” kata Simbok. “ Nggih Mbok ,” jawabku. “Kenapa mbok?”, tanyaku. Ternyata simbok mau melahirkan dan memintaku memanggil dukun bayi langganannya. “ Mbah, simbok badhe nglairke . Jenengan diaturi tindak dateng griya kula ,” pintaku kepada mbah dukun. Lalu mbah dukun segera datang ke rumah dan membantu proses persalinan simbokku. Anaknya lahir dengan selamat dengan jenis kelamin laki-laki. Bayinya cukup besar. Lalu dikasih nama “Sutrisno” artinya kasih sayang yang baik.             Sejak adikku paling kecil lahir aku harus membantu simbok di rumah, tidak berjualan di pasar lagi. Hanya bapakku yang sesekali berang...

SAAT IBU PERGI

Part 1 Aku lahir di sebuah desa saat Indonesia belum genap 13 tahun merdeka. Negaraku masihlah remaja. Kemiskinan masih melanda negeri ini akibat peperangan yang terus berkecamuk. Akupun merasakan kemiskinan itu. Aku lahir sebagai anak kedua dari 11 bersaudara. Dari ke sebelas bersaudara tiga di antaranya sudah dipanggil Allah sang pemilik jiwa saat usia masih bayi. Hiduplah aku, Ugik kecil dengan berbagai beban hidup di pundakku. Aku hanyalah tamatan SD kelas 6 pada tahun 70 an aku lulus sudah. Semua dengan perjuangan yang tak keal menyerah. Orang seusiaku pada jamannya tidak berpendidikan tinggi. Kakakku dan adik-adikku tidaklah tamat sekolah Dasar. Hanya saudara ke-7 dan   ke- 8 yang sempat mengenyam pendidikan sampai lulus SMP. Aku membayar uang sekolah dengan peluh   keringatku yang mengalir. Aku kumpulkan daun-daun jati untuk dijual ke pengrajin tempe. Ada beberapa pengrajin tempe langganan daunku. Selepas lulus SD aku tidak meneruskan sekolah. Aku tidak diperbo...

Bayangan Suram Part 1

BAYANGAN SURAM PART 1 “Kamu harus menikah Nani!,” kata ibunya. “Aaaah, tidaaakkk!, aku enggak mauuu,” teriak Nani. Air matanya meleleh. Benar memang dia harus membantu ibunya, tapi tidak seperti cara yang diwajibkan orang tuanya. Waktu itu hari Ahad di akhir bulan September. Kalau ada istilah september ceria, bagi Nani September adalah pukulan buatnya. Pasalnya tiga hari setelahnya dia harus menerima pinangan dari seorang kakek berumur 47 tahun. Salah satu orang terkaya di kampungnya. Dia mau dijadikan istri kelima sang kakek. *** “Pak Rudi, anakmu cantik juga ya,” kata kakek Darmo kepada ayah Nani. Ayah Nani hanya mengangguk dan wajahnya tampak pucat. Sang ayah sudah mulai paham maksud kakek Darmo. Kakek Darmo memang kaya dan beberapa tahun ini sangat hobi menikahi anak gadis bau kencur. “Rudi, ingat ya rumah dan pekaranganmu akan kusita kalau kamu tidak mampu melunasi hutang minggu depan. Kamu sudah molor dua bulan. Kali ini aku tidak ada toleransi lagi!,” kata m...

Aku Tahu, Aku Harus Bergeming

Geliat tubuhku Saat kau datang menyapa Kau kirim deretan kata Kau curahkan segenap jiwa       Aku tahu sayang       Aku tahu jeritanmu       Aku tahu, tidak hanya sekedar         diriku Aku tahu, diriku untuk kalian Aku tahu harus berpikir Aku tahu harus berbuat Aku tahu harus ada untuk kalian Aku tahu besarnya jiwaku Aku tahu untuk rangkul kalian Tegal, September 2018

Harimau dan Elang

Setiap anak memiliki karakter sendiri-sendiri. Saya mempunyai dua orang anak yang masih balita. Anak pertama saya bernama Alidzar Luthfi Iskandar. Panggilannya Idzar. Biasa dipanggil mamas Idzar oleh adiknya. Idzar sangat suka lagi mendengarkan dongeng. Setiap mau bobo selalu minta didongengin. Kadang juga kita bermain peran. Saya ingin menuliskan dongeng yang isinya spontan haampir setiap malam. Langkah pertama kami biasanya menentukan tokoh dulu. Tokohnya biasanya hewan-hewan. Harimau dan Burung Elang Harimau sedang tertidur pulas dan mendengkur. Tiba-tiba dia terbangun karena mendengar suara si Elang sahabatnya sejak dari kecil. “Harimau.. bangun, bangun!! Matahari sudah mulai meninggi”, kata Elang.  Harimau membuka matanya dan merasakan sinar matahari yang mulai membakar tubuhnya. “Elang, sejak kapan kamu di sini?”, kata harimau. “Barusan. Aku habis dari pinggir hutan mencari makanan. Aku bangun pagi-pagi sebelum subuh lalu terbang keliling hutan buat mencari makanan”, k...

Sebuah Potret Tantangan Seorang Mompreneur

Kenapa saya suka membahas mompreneur? Karena saya seorang pelakunya. Memang sudah sekitar 5 tahun ini saya merintis usaha rumahan berupa bimbingan belajar. Sebenarnya saya membesarkan bimbel bersama suami. Akan tetapi saya adalah orang pertama yang mempunyai ide dan support suami sangat besar. Ternyata tidak sedikit tantangan yang saya hadapi dalam membesarkan bimbel maupun peran saya sebagai mompreneur bimbel. Hal-hal yang kurasakan sesuai pengalaman saya antara lain : 1. Manajemen waktu Semua orang akan berhubungan dengan waktu. Dalam 24 jam orang bisa melakukan berbagai aktivitas yang berbeda-beda. Kalau saya sendiri masih berantakan, karena memang repot mengelola bimbel sambil momong anak balita. Kadang anak-anak masih kurang paham kegiatan ibunya dan rewel bagi anak pasti biasa. Oleh karena itu saya merekrut tenaga administrasi dan tentor. Dengan bantuan orang lain ini saya sedikit leluasa mengatur waktu karena sebagian tugasku sudah kudelegasikan ke orang lain. 2. Penipuan...

EMMA_PART 1

TAKE CARE YOURSELF Emma gadis hitam manis yang sehari-harinya berkerudung. Dia menghabiskan waktunya untuk bekerja di sebuah toko buku terkenal di Yogyakarta. Lelahnya bekerja terkadang membuat dia sedikit mengabaikan tugas akhirnya. Dalam kelelahannya, dia mendapat sms dari nomor yang belum tersimpan di kontak HP nya. [Assalamu'alaikum.. Hei Emma, apa kabar? masih ingat aku gak?] Emma mengerutkan dahi, mencoba mengingat siapa kira-kira yang sms itu. [Maaf siapa ya?,Emma membalas sms itu] [Masak gak ingat? Baru dua bulan yang lalu kita SMSan] Kembali Emma memutar otak, dan dia menemukan sebuah nama dalam kantong pikirannya, Ardi Wisnu Wardana. Lelaki yang dua bulan lalu sempat dikenalkan oleh teman kuliahnya. [Eh, Ardi kah?maaf nomornya belum ke save", jawab Emma] Habis itu terdengar dering HP memanggil, ternyata Ardi segera menelepon Emma setelah lama menunggu sms balasan dari Emma.  Emma bingung mau angkat telepon, ada rasa malu karena dia tidak kenal sama seka...

Anak Angkat yang Durhaka

Alkisah hiduplah seorang perempuan berdarah sunda. Dia anak orang yang cukup terpandang dan berada di desanya. Sebut saja namanya Rosi. Rosi sudah berumah tangga selama 13 tahun, tapi belum juga dikaruniai anak. Kehidupan rumah tangganya cukup bahagia karena satu sama lain saling menerima. Rosi hidup bersama suami dan sang mertua. Lalu sang mertua memberikan ide agar Rosi dan anaknya mengadopsi seorang anak. Suatu hari terdengar kabar oleh Rosi ada seorang anak yang baru lahir tapi ekonomi orang tuanya sangat sulit. Karena itu orang tuanya ingin menawarkan kepada orang-orang untuk mengadopsi anaknya. Rosi segera berembug dengan keluarga besarnya untuk mengadopsi anak itu. Keputusan mengadopsipun dilakukan dengan tulus dan berharap bisa memancing mereka untuk mempunyai momongan. Rosi membesarkan anak itu seperti anaknya sendiri. Tapi Allah berkehendak tidak seperti yang diharapkannya. Rosi tidak kunjung hamil juga. Dengan sabar dan tawakal Rosi dan isterinya menerima kenyataa...

Tak Terasa Sudah 5 Tahun

Aku baru menikah kemarin rasanya. Tepatnya bulan Februari 2013. Proses pernikahan yang kulalui begitu cepat. Karena sebelumnya aku sudah mengenal dia. Laki-laki yang melamarku itu. "Aku kangen!" suara dalam telepon itu bagai petir menggelegar. Kaget luar biasa. Aku tak menyangka dia bisa bilang seperti itu. Setelah pertemuan kembali sejak 8 tahun sebelumnya kita saling kenal, dia tampak ingin serius denganku. Wow.. aku ingin ketawa mengingat kejadian itu. Lalu kubuka kembali lembaran kisah beberapa tahun silam. Kuingat sosoknya yang otoriter. Yang lucu lagi, aku sering membukakan pintu rumah tempat kami menginap bersama kelompok KKN saat itu. Secara garis besar dia baik, tapi entahlah sekarang. Kira-kira seperti itu tanda tanya besar yang ada dalam benakku. Lalu aku berpikir menguji dan mencari data tentangnya saat ini. Aku interview beberapa teman kuliah dan teman kerjanya lewat facebook atau sms. Sempat mundur teratur. Karena dia sedang tertimpa masalah besar yang h...

Jasa Tukang Pos

Saya tinggal di sebuah desa, dekat sungai Serang, Wates. Diriku tinggal bersama ibu, kakak dan kakekku. Kakekku sudah tua renta dan sering sakit-sakitan. Tidak jarang kakek bolak balik rumah sakit. Ibuku adalah anak yang paling besar kontribusinya dalam hal merawat kakek. Ibu sebenarnya tidak single parent tapi ayahku jauh di kota lain. Sesekali kabar dari ayah datang. Waktu itu belum ada gawai yang memudahkan kami berkomunikasi. Kabar dari ayah biasa kami dapat dari tukang pos. Sekitar dua bulan sekali ibu menerima amplop berisi surat dari ayah. Surat dari ayah sangat ditunggu oleh kami. Selain surat kami juga sesekali mendapat kiriman uang berupa wesel pos. Dari surat-surat itulah ada ikatan batin antara ibu dan ayahku. Walau suami tidak di dekatnya, ibuku tak pernah beralih ke lelaki lain. Karena ibu hanya fokus pada masa depan anaknya dan masih berharap dengan janji ayah. Zaman tanpa gawai sangatlah membahagiakan. Ada perasaan menunggu surat dari seberang kota melalui jas...

Suka Duka Menjadi Produser/Koordinator Antologi

Berkarya lewat tulisan melalui buku antologi menjadi pembuka jalanku menghasilkan ide-ide antologi. Apakah kalian tahu yang dimaksud antologi? Antologi itu kumpulan karya sastra, bisa berupa cerpen, puisi, prosa, artikel dan lain-lain. Karya ini bisa karya satu orang atau beberapa orang. Zaman sekarang dunia literasi semakin maju didukung adanya gawai dan kemudahan teknologi lain. Tawaran training menulis secara online sangat banyak. Dari yang gratisan maupun berbayar. Akhir dari training menulis biasanya berupa karya bersama yang diwujudkan dalam sebuah buku. Buku inilah yang disebut buku antologi. Apa saja sebenarnya bisa dituliskan, banyak sekali tema yang bisa diangkat. Tema inilah yang biasanya diangkat dalam satu karya. Ada juga yang buku antologi isinya macam-macam. Kalau isinya macam-macam biasa disebut bunga rampai. Saya awalnya mengikuti training yg mempunyai goal berupa buku antologi. Karya pertamaku berupa buku cerita anak disingkat cernak. Training ini bisa diikut...

Mompreneur dan Couplepreneur

Gambar
Menjadi mompreneur dan couplepreneur adalah pilihan hidup kita. Siapa menyemai pasti akan menuai. Jika ngomongin dunia bisnis memang tidak akan ada habisnya. Dari jenis bisnis, metode marketing dan sebagainya. Sebagai seorang enterpreneur harus peka dengan perkembangan bisnis daat ini. Bisnis sekarang sudah beralih dari bisnis offline ke bisnis offline. Aneka bisnis dari penjualan jasa dan barang bisa kita lihat perkembangannya. Luar biasa. Bahkan banyak yang tertarik resign dan beralih ke bisnis sendiri. Untuk terjun ke dunia bisnis memang tidak mudah perlu nekad dan ilmu. Ilmu yang banyak tapi tidak mau nekad mempraktekkannya juga sia-sia. Oh ya kalian pernah dengar istilah mompreneur dan couplepreneur enggak? Yuk kita bahas sedikit tentang kedua istilah ini! MOMPRENEUR Apa ya kira-kira yang dimaksud mompreneur? Kalau dilihat dari akar katanya berasal dari dua kata yaitu mom dan preneur. Jika diterjemahkan secara bebas artinya seorang ibu, mama, bunda atau ummi y...

Bermimpi Mempunyai Perpustakaan Pribadi?

Gambar
Seorang yang hobi menulis dan membaca biasanya tak lepas dari buku. Adakalanya malah memiliki perpustakaan pribadi.  Bagaimana ya kira-kira mereka mewujudkannya? Kalau saya sendiri juga bercita-cita memiliki perpustakaan pribadi. Berdasarkan pengalamanku untuk membuat perpustakaan pribadi ada beberapa hal yang saya lakukan. 1.      Membuat Budget Belanja Buku Setiap bulan kita bisa membuat anggaran/budget untuk belanja buku. Sisihkan sebagian penghasilan kita, jangan menunggu sisa. Bagi yang sudah mempunyai anak, alokasi belanja buku harus dibagi menjadi dua ya. Ketika belanja buku buat kita jangan lupa buat anaknya juga. Karena dengan begitu, anak akan terbiasa membaca buku dan mencintai buku. 2 .     J alan-Jalan ke Toko Buku Kalau seorang pencinta buku biasanya salah satu tujuan refreshingnya di toko buku. Nah di toko bukulah surga para pencinta buku. Biasanya mereka sampai kalap membeli apa saja. Tapi ingat ya deng...