Curhatan Awal September
September kali ini, harus menjadi september ceria.
Sudah berapa hari ini asisten rumah tanggaku tidak berangkat kerja. Saya, seorang mompreneur yang urusannya cukup banyak.
Jujur, dengan adanya ART saya sangat terbantu.
Oh ART...
Diriku terkadang sangat bergantung padamu. Saat engkau tiada, badan pegel semua, kerjaan semrawut.
Kurang fokus terhadap kerjaan.
Tapi kusadari tugas utamaku adalah sebagai istri dan ibu.
Mendidik dan membimbing anak-anak adalah tugas pertamaku. Saat ini ritmeku saat ada ART.
Pagi mengantar duo krucilku ke sekolah masing-masing.
Mas Idzar, anak pertamaku sekolah TK agak jauh dengan kompleks. Jadi, harus pakai motor kalau mengantar. Awal-awal pernah pakai becak. Pulang Pergi 15rb. Oh sebulan berapa tuh? 15rbx6x4 sama dengan 240rb. Lumayan yaa.. Akhirnya saya pilih beli motor dan mengantar sendiri. Kuberanikan menembus jalan raya.
Selanjutnya si Husna, my Little princessku..
Jarak sekolahnya kurang lebih 100 m. Mungkin malah tidak ada.
Tapi penginnya diantar pakai motor kayak kakaknya.
Padahal bundanya pengin jalan saja sekalian olahraga.
Demi anakku, kujalani ritme pagiku.
Usai mengantar saya pulang dan beberes rumah. Karena ARTku datangnya jam setengah 1 siang.
Kalau sudah jam 10 saya persiapan menjemput duo krucil.
Setelah sampai rumah nyiapin makan siang. Kadang sempat masak, kalau enggak sempat ya beli.
So.. curhatku tentang pagi hari gitu aja yaa..😊
Sampai ketemu di curhatanku mendatang
Sudah berapa hari ini asisten rumah tanggaku tidak berangkat kerja. Saya, seorang mompreneur yang urusannya cukup banyak.
Jujur, dengan adanya ART saya sangat terbantu.
Oh ART...
Diriku terkadang sangat bergantung padamu. Saat engkau tiada, badan pegel semua, kerjaan semrawut.
Kurang fokus terhadap kerjaan.
Tapi kusadari tugas utamaku adalah sebagai istri dan ibu.
Mendidik dan membimbing anak-anak adalah tugas pertamaku. Saat ini ritmeku saat ada ART.
Pagi mengantar duo krucilku ke sekolah masing-masing.
Mas Idzar, anak pertamaku sekolah TK agak jauh dengan kompleks. Jadi, harus pakai motor kalau mengantar. Awal-awal pernah pakai becak. Pulang Pergi 15rb. Oh sebulan berapa tuh? 15rbx6x4 sama dengan 240rb. Lumayan yaa.. Akhirnya saya pilih beli motor dan mengantar sendiri. Kuberanikan menembus jalan raya.
Selanjutnya si Husna, my Little princessku..
Jarak sekolahnya kurang lebih 100 m. Mungkin malah tidak ada.
Tapi penginnya diantar pakai motor kayak kakaknya.
Padahal bundanya pengin jalan saja sekalian olahraga.
Demi anakku, kujalani ritme pagiku.
Usai mengantar saya pulang dan beberes rumah. Karena ARTku datangnya jam setengah 1 siang.
Kalau sudah jam 10 saya persiapan menjemput duo krucil.
Setelah sampai rumah nyiapin makan siang. Kadang sempat masak, kalau enggak sempat ya beli.
So.. curhatku tentang pagi hari gitu aja yaa..😊
Sampai ketemu di curhatanku mendatang
Komentar
Posting Komentar