Mompreneur dan Couplepreneur
Menjadi mompreneur dan couplepreneur adalah pilihan hidup kita. Siapa menyemai pasti akan menuai.
Jika ngomongin dunia bisnis memang tidak akan ada habisnya.
Dari jenis bisnis, metode marketing dan sebagainya. Sebagai seorang
enterpreneur harus peka dengan perkembangan bisnis daat ini. Bisnis sekarang
sudah beralih dari bisnis offline ke bisnis offline.
Aneka bisnis dari penjualan jasa dan barang bisa kita lihat
perkembangannya. Luar biasa. Bahkan banyak yang tertarik resign dan beralih ke
bisnis sendiri. Untuk terjun ke dunia bisnis memang tidak mudah perlu nekad dan
ilmu. Ilmu yang banyak tapi tidak mau nekad mempraktekkannya juga sia-sia.
Oh ya kalian pernah dengar istilah mompreneur dan
couplepreneur enggak?
Yuk kita bahas sedikit tentang kedua istilah ini!
MOMPRENEUR
Apa ya kira-kira yang dimaksud mompreneur? Kalau dilihat
dari akar katanya berasal dari dua kata yaitu mom dan preneur. Jika
diterjemahkan secara bebas artinya seorang ibu, mama, bunda atau ummi yang
berjuang mendirikan suatu usaha/bisnis dari rumahnya sendiri. Seorang mompreneur
biasanya sudah tidak bekerja di tempat lain. Dia murni mengurusi bisnis
sendiri. Berbagai alasan seseorang untuk memilih menjadi mompreneur. Alasan
yang utama biasanya adalah urusan anak. Dengan menjadi mompreneur, seorang ibu
lebih leluasa mendidik anak. Karena waktu bagi mompreneur lebih bisa diatur.
Coba bayangkan kalau seorang ibu yang bekerja di luar rumah alias terikat
dengan suatu perusahaan/instansi. Waktunya pasti sebagian terfokus kepada
tempat lain bukan? Bukan keluarga lagi.
Untuk menjadi mompreneur tidaklah mudah juga ya. Pertama,
harus berani resign walau akan merasakan kebingungan saat resign. Pasti tidak
betah diawal karena kurang adanya kesibukan atau berkurangnya penghasilan.
Saran saya sebelum benar-benar resign, siapkan mental dan buat tabungan
beberapa bulan menjelang resign. Siapakan modal untuk bisnis dengan tabungan
kita. Jangan langsung resign ya, berat. Kecuali memang ada modal dari luar,
misal dari suami. Okelah langsung resign dan memilih usaha dari rumah. Untuk
usaha ini bisa dirintis sejak sebelum resign biar setelah resign sudah agak
tertata.
Apakah kalian siap menjadi mompreneur? Insya Allah akan
lebih bisa menikmati hidup dan berguna bagi orang banyak. Kenapa? Karena waktu
kita yang mengatur dan bisa membuka lapangan kerja buat orang lain. Bagi
seorang mompreneur yang ikin bisnisnya berkembang tidak mungkin berjalan
sendirian, pasti butuh tim.
COUPLEPRENEUR
Kalau couplepreneur, berasal dari dua kata yaitu couple dan
preneur. Secara bebas bisa kita artikan sebagai pasangan yaitu suami isteri
yang memiliki usaha/bisnis bersama. Biasanya couplepreneur berawal dari singlepreneur,
baik diawali oleh usaha isteri atau suami. Karena berbagai alasan mereka akan
memilih usaha bareng-bareng.
Kenapa couplepreneur? Karena dengan couplepreneur permasalahan dalam bisnis akan lebih mudah dipecahkan. Dalam couplepreneur harus ada pembagian tugas yang jelas. Misalnya saja yang menggerakkan utama bisnisnya adalah suami. Sedangkan isteri bagian manajemen keuangan. Itu yang sering terjadi. Karena isteri sudah biasa pegang uang keluarga. Tapi hati-hati ya jangan sampai keuangan keluarga/pribadi bercampur dengan uang bisnis kita. Untuk menjadi couplepreneur yang sukses harus ada kerjasama yang solida dari pihak suami dan isteri. Mau jadi couplepreneur? Asyik ya bisa merintis dan membesarkan usaha sendiri bersama suami atau isteri. Silakan musyawarah dengan pasangan masing-masing kira-kira usaha apa yang akan digeluti.
Kenapa couplepreneur? Karena dengan couplepreneur permasalahan dalam bisnis akan lebih mudah dipecahkan. Dalam couplepreneur harus ada pembagian tugas yang jelas. Misalnya saja yang menggerakkan utama bisnisnya adalah suami. Sedangkan isteri bagian manajemen keuangan. Itu yang sering terjadi. Karena isteri sudah biasa pegang uang keluarga. Tapi hati-hati ya jangan sampai keuangan keluarga/pribadi bercampur dengan uang bisnis kita. Untuk menjadi couplepreneur yang sukses harus ada kerjasama yang solida dari pihak suami dan isteri. Mau jadi couplepreneur? Asyik ya bisa merintis dan membesarkan usaha sendiri bersama suami atau isteri. Silakan musyawarah dengan pasangan masing-masing kira-kira usaha apa yang akan digeluti.
Selamat mencoba menjadi mompreneur atau couplepreneur!
Semoga bisnis kalian lancar jaya. Aamiin YRA

Komentar
Posting Komentar