Apakah Kalian tahu mbak AIDA?, Si Jago Iklan
Oleh : Wuri Setiasih
Hallo readers.. Saat ini saya akan membahas tentang mbak AIDA. Hallo mbak AIDA, hehe.
AIDA adalah suatu singkatan dari Attention, Interest, Desire, Action. Formula AIDA, bukan nama orang ya jadinya.. J.
Dengan bantuan mbak AIDA kalian bisa mengubah halaman komputer/laptop atau
gadget untuk menarik seseorang agar melakukan tindakan.
Jadi,
mbak AIDA bisa digunakan dalam teknik copywriting. Sebenarnya tidak terbatas untuk teknik copywriting
ya. Formula AIDA ini bisa juga digunakan untuk mempercantik tulisan agar lebih
menarik dibaca dan tentunya mempengaruhi pembaca.
Beberapa pakar mengatakan teknik AIDA
mudah dipraktekkan, dan bisa meningkatkan omset sampai 200%.. Wowwww.. Masya Allah
yaa...
Sekarang saya coba jelaskan one by one
yaa..
1. Attention
Dalam dunia maya informasi sangatlah
banyak dan cepat datang bertubi-tubi. Kalau tulisan kita tidak menarik maka
akan dilewati orang begitu saja.
Hal ini sejalan penelitian SilverPop
yang dilakukan pada tahun 2013, yang mengatakan bahwa kita hanya memerlukan
waktu 8detik atau kurang agar tulisan kita dibaca, so harus menarik bukan? Sedangkan
manusia mengedipkan mata tiap 4 detik. Jadi hanya butuh 2 kali kedipan mata,
kalau enggak menarik bakalan dipandang sebelah mata.
Nah, tahapan attention ini sangat
penting sekali, apa saja yang perlu diperhatikan?
– Headline / Judul
– Gambar
– Kalimat Pembuka
– Gambar
– Kalimat Pembuka
Untuk mendapatkan ketiga hal penting itu
kita harus menggali permasalahan buyer, sehingga dia kan bilang, “Wah, ini aku banget.. ini guwa banget!”
Berikut adalah contoh kalimat yang bisa
menarik perhatian calon pembeli Anda:
a.“ Ingin tampil beda dari kebanyakan orang yang ada?”
b. “Mau turun berat badan dalam waktu sebulan tanpa diet yang menyiksa?”
c. “Anak Anda ingin semangat belajar tanpa Anda suruh?”
a.“ Ingin tampil beda dari kebanyakan orang yang ada?”
b. “Mau turun berat badan dalam waktu sebulan tanpa diet yang menyiksa?”
c. “Anak Anda ingin semangat belajar tanpa Anda suruh?”
Kita harus bisa menggali keinginan calon
buyer agar bisa mendapatkan headline / kalimat pembuka yang menjadi jawaban
mereka seperti contoh di atas.
2. Interest
Setelah berhasil menarik perhatian
mereka, jangan lupa buat mereka tertarik dengan Anda.
Buat mereka sadar dengan besarnya
masalah mereka.
Untuk memancing
interest, cara terbaiknya adalah dengan menyediakan:Informasi/fakta, Statistik, Studi kasus, Kondisi
idealnya, Alasan
3. Desire
Dalam tahap ini, buat mereka sangat
menginginkan produk Anda. Desire mirip
dengan interest, hanya saja banyak bermain emosi dan logika dengan
menampilkan benefit produk. Oh ya perlu Anda ingat sangat berbeda antara
benefit (manfaat) dengan fitur.
Sebenarnya mereka tidak peduli Anda,
tetapi peduli di sendiri. Jadi sebagai
penulis kita harus memosisikan sebagai mereka. Kita menuliskan manfaat apa yang
kita peroleh saat menggunakan produk yang kita tawarkan.
Contoh:
1. Fitur: Dibuat dari bahan case terbaik dan bisa custom
Manfaat: “Dengan jasa kami, Anda bisa memiliki case handphone yang memiliki design unik, hanya Anda yang memiliki karenasesuai selera Anda. Anda akan tampil berbeda sehingga jadi pusat perhatian”
1. Fitur: Dibuat dari bahan case terbaik dan bisa custom
Manfaat: “Dengan jasa kami, Anda bisa memiliki case handphone yang memiliki design unik, hanya Anda yang memiliki karenasesuai selera Anda. Anda akan tampil berbeda sehingga jadi pusat perhatian”
2. Fitur: Dibuat dari bahan alami
tanpa mercury
Manfaat: “Dengan produk kami, wajah Anda makin putih berseri tanpa khawatir akan merusak wajah Anda karena terbuat dari bahan herbal yang tidak berefek samping dan membuat Anda nyaman”
Manfaat: “Dengan produk kami, wajah Anda makin putih berseri tanpa khawatir akan merusak wajah Anda karena terbuat dari bahan herbal yang tidak berefek samping dan membuat Anda nyaman”
Jadi fitur dan manfaat sesuatu yang
berbeda ya, sebaiknya kita lebih menekannkan pada manfaat yang didapat oleh
pembeli Anda.
4. Action
Action, artinya aksi. Jadi kita mengajak
calon buyer untuk mengambil tindakan. Tindakan yang kita inginkan bisa kita
cantumkan di bagian ini. Tindakan itu, misalnya, membeli produk, mendaftar,
membuat akun, men-download, mengirim email, menelepon dan sebagianya.
Bagian ini dinamakan call to action (CTA).
Sesuai fungsinya tadi, CTA bisa
berupa tombol, nomor telepon, atau alamat email.
Biasanya disertai harga jika Anda menjual sesuatu. Tapi harga juga bisa
dicantumkan secara implisit jika harganya mahal, bisa dicantumkan diskonnya
yang besar, atau iming-iming
tertentu.
Jadi, teknik mbak AIDA ini merupakan
gabungan dari Attention,
Interest, Desire, Action yang ditulis secara
berururutan.
Semoga bermanfaat ya tulisan ini,
praktekkan dan Anda akan berkelimpahan orderan. Aamiin YRA
Sumber : alona.co.idSumber gambar : shutterstock.com

Komentar
Posting Komentar